4 Hal yang Bisa Membatalkan Manfaat Asuransi Jiwa

Allianz Allisya Protection Plus

Sebagai produk Asuransi Jiwa dan Investasi, Allisya Protection Plus memiliki aturan yang sangat mengikat terkait meninggalnya pihak kedua. Semata-mata untuk menjaga kemurnian isi polis agar tidak melenceng dari tujuan utamanya. Ada beberapa hal yang rupanya bisa membatalkan manfaat besar dari asuransi jiwa ini. Apa saja?

1. Pihak yang Bersangkutan Melakukan Bunuh Diri

Dalam konteks agama maupun perundang-undangan, seseorang yang bunuh diri memang tidak memiliki jaminan apa-apa. Termasuk juga dalam polis yang disetujui oleh kedua belah pihak. Soalnya tujuan Asuransi Syariah ini untuk melindungi jiwa Anda. Baik secara finansial maupun material. Sedangkan tindakan bunuh diri berseberangan dengan tujuan itu.

2. Pihak Yang Diasuransikan Meninggal karena Hukuman Mati

Ketika terjadi vonis berupa hukuman mati, biasanya diidentikkan dengan tindak kriminal yang berujung ke pengadilan. Baik dilakukan secara sengaja maupun tidak. Secara otomatis, melanggar kesepakatan dalam asuransi yang tertera pada polis. Pihak Allianz berlepas tangan terhadap tindak kriminal dalam bentuk apa pun.

3. Pernyataan dalam SPAJ dan Formulir Tidak sesuai dengan Fakta

Ada baiknya memang bersikap jujur sejak pertama kali mengajukan asuransi syariah. Jadi, untuk ke depannya tidak ada friksi yang cenderung merusak perjanjian pada akhirnya. Produk Allisya Protection Plus selama ini dikelola secara profesional oleh Allianz. Presisi antara kondisi sebenarnya dengan pernyataan dalam SPAJ dan formulir harus ada.

Akan tetapi, ada pengecualian untuk pertanggungan yang melebihi 2 tahun sejak tanggal polis diterbitkan. Meskipun terindikasi ada permasalahan tentang data yang ternyata baru diketahui setelah 2 tahun, maka manfaat asuransi tetap berlaku. Begitu pula ketika terjadi saat bertepatan dengan tanggal pemulihan polis.

4. Berkas untuk Klaim Sengaja Dipalsukan

Berkas yang dimaksud meliputi polis asli, surat keterangan meninggal, formulir klaim meninggal, surat keterangan dokter, hingga fotokopi identitas diri tertanggung. Termasuk juga identitas penerima maslahat. Tujuan pemalsuan berkas ini biasanya hanya untuk meraup hasil dari asuransi jiwa dan investasi Allisya Protection Plus. Sebaiknya hindari ini.

Apakah Anda salah satu yang menunggu-nunggu kabar promosi dari Allianz? Kabar baik untuk Anda. Saat ini tengah berlangsung promo KadoUmroh https://kadoumroh.allianz.co.id/registration?s=BlogKontes dengan hadiah utama berupa e-voucher 10 juta, 2 smartphone, dan paket umroh. Caranya dengan membuat cerita inspirasi bersama Allianz Syariah dengan kata berjumlah 200 hingga 400.