Cara Menghindari Penipuan Mandiri E-cash Pada Toko Online

Cara Menghindari Penipuan Mandiri E-cash Pada Toko Online

            Adanya kemajuan teknologi, membuat berbelanja menjadi lebih mudah. Mau beli barang tidak perlu lagi keluar rumah, dan bahkan tidak perlu membayar dengan menggunakan uang tunai. Cukup dengan transfer melalui atm, m-banking ataupun e-cash. Ada banyak sekali toko online yang dapat dengan mudah dicari di internet. Jika anda berbelanja secara online pastinya pembayarannya tidak dilakukan dengan tunai, karena penjual dan pembeli tidak bertemu tatap muka secara langsung, hanya berkomunikasi via sms atau telepon.

Dari satu sisi hal tersebut memang memudahkan konsumen untuk berbelanja, mulai dari barang elektronik, peralatan masak, peralatan rumah tangga hingga bahan makanan untuk memasak. Namun dari sisi lain, hal seperti ini rawan untuk dijadikan modus penipuan. Siapapun bisa membuka toko online, karena jumlah toko online di Indonesia sangat banyak, tentunya akan sangat susah untuk membedakan toko online yang benar-benar berjualan sesuai etika berjualan dan toko yang digunakan untuk melakukan penipuan, khususnya penipuan mandiri e-cash.

            Kenapa banyak sekali kasus penipuan mandiri e-cash? Sebelum menjawab pertanyaan tadi, ada baiknya untuk mengenal mandiri e-cash terlebih dahulu. Mandiri e-cash merupakan uang elektronik yang dapat digunakan untuk membeli barang di toko-toko tertentu, entah toko fisik ataupun toko online. Namun kebanyakan memang mandiri e-cash digunakan untuk membeli barang di toko online. Fungsi mandiri e-cash hampir sama dengan kartu ATM, karena bisa tranfer saldo, dan bisa digunakan untuk menarik uang tunai di ATM.

Bedanya mandiri e-cash dengan kartu ATM hanya satu, yaitu jika ingin memiliki kartu ATM maka anda harus memiliki rekening bank yang bersangkutan, namun kalau mandiri e-cash anda tidak perlu memiliki rekening bank tersebut. Yang penting jika ingin memiliki mandiri e-cash, anda harus memiliki sebuah ponsel dan juga nomer telepon yang aktif. Cara penggunaan mandiri e-cash juga sangat mudah, cukup mendaftarkan nomer telepon, kemudahann mengisi saldo mandiri e-cash dengan menggunakan e-channel bank mandiri, transfer atm atau dengan uang tunai di toko-toko tertentu. Penggunaannya yang sangat mudah, maka tak heran apabila banyak penipu yang menggunakan mandiri e-cash sebagai alat penipuan. Maka anda harus berhati-hati agar tidak terkena penipuan menggunakan mandiri e-cash.

            Ada banyak sekali penipuan mandiri e-cash, anda dapat mengetahui penipuan tersebut dari ciri-ciri yang akan dijelaskan dibawah ini.

  1. Penerima uang disuruh ke ATM

Jika anda disuruh ke ATM, maka jelas sekali bahwa ini adalah sebuah penipuan. Tidak akan ada konsumen yang akan membeli barang di anda, malah menyuruh anda untuk ke ATM.

  1. Bertanya jumlah saldo di rekening

Kalau ingin membeli suatu barang, tentunya tidak akan bertanya jumlah saldo di rekening penjual. Ketika anda ditanyakan hal seperti ini, sebaiknya and mulai curiga dan waspada.

  1. Minimal saldo rekening 500.000 rupiah

Tidak ada minimal saldo yang harus dimiliki, karena selama rekening anda aktif maka transaksi tetap dapat dilakukan.

  1. Kode OTP

OTP adalah One Time Password, biasanya kode OTP diterima melalui sms.Jika anda mendapatkan kode ini berbarengan dengan perkataan calon pembeli, jangan sampai anda memberikan kode OTP yang diminta.

  1. Mengirimkan foto KTP ataupun SIM

Calon pembeli yang serius tidak akan mengirimkan foto KTP ataupun SIM untuk mendapatkan kepercayaan penjual. Dan foto KTP atau SIM yang digunakan bukanlah miliknya sendiri merupakan foto KTP atau SIM yang pernah kena tipu olehnya.