Inilah 5 Fakta Kuku Kucing yang Sering Diabaikan! Penasaran?

perawatan kucing dewasa

Setiap kucing pasti memiliki kuku. Hampir selalu orang-orang menganggap kalau kuku kucing adalah senjata utamanya ketika berburu mangsa. Ternyata, kegunaan kuku bagi kucing tak sedangkal itu, lho. Sayang sekali kalau Anda buru-buru memotong kuku mereka dan membuangnya hanya karena terobsesi memakai cara perawatan kucing dewasa yang aman. Penasaran apa saja 8 fakta tentang kuku kucing? Simaklah ini baik-baik, ya.

  1. Obat Radang Sendi

Banyak penelitian telah mendapat kesimpulan bulat kalau kuku kucing bisa mengobati atau memperbaiki gejala osteoarthritis dan radang sendi. Dalam studi kasus yang dilakukan tahun 2001, sebanyak 45 subjek pemicu radang sendi yang ditanam di lutut kucing, setiap hari akan membeku 100 miligram karena aktivitas kuku kucing. Penyakit itu akan sembuh dalam waktu 4 minggu.

  1. Bisa Menghalau Kanker

Para ahli sains mengatakan kalau kuku kucing mampu membunuh tumor dan menghalau sel kanker. Kuku kucing juga bisa mencegah timbulnya penyakit leukimia. Pada tahun 2006, sebuah studi kasus dipublikasikan dalam Jurnal Haematology tentang investigasi anti-produktivitas terhadap efek apoptotic (penyebab leukimia) dalam senyawa kimia, seperti isopteropodine, pteropodine, isomitraphylline, dan mitraphylline.

Rupanya yang mereka maksud adalah kuku kucing. Alkaloid yang terdapat dalam kuku kucing bisa mencegah tumbuhnya sel-sel leukimia atau program sel-sel penyebab kematian atau apoptotis. Ini berarti alkaloid memiliki poin yang spesifik dan potensi yang signifikan. Tidak hanya untuk menghentikan kanker, tetapi jua membunuh sel-sel kanker itu sendiri.

  1. Mereparasi DNA

Apakah Anda tahu? Pada tahun 2001, sebuah studi kasus lagi-lagi menampilkan kehebatan dari kuku kucing. Ketika mereka menggunakan ekstrak larutan air dari kuku kucing (250 dan 350 miligram per hari) selama 8 pekan, rupanya larutan itu bisa digunakan untuk kemoterapi. Hasilnya sangat mengejutkan. Larutan itu bisa mengurangi kerusakan DNA dan memperbaiki DNA sekaligus.

Malahan pada tahun 2006, ada lagi penelitian menyebutkan kalau larutan ekstrak air dari kuku kucing bisa memperbaiki kulit manusia. Kulit yang terkena larutan ini akan mencegahnya terkena radiasi ultraviolet. Ekstrak kuku kucing efeknya relatif sama dengan krim matahari.

Cara Memandikan Kucing di Rumah

  1. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Fakta lain kali ini tak kalah penting dari fakta-fakta di atas. Rupanya kuku kucing juga bisa membantu mereduksi tekanan darah tinggi, lho. Dalam tradisi Ilmu Kedokteran China, variasi penggunaan kuku kucing untuk pengobatan tekanan darah tak lagi asing di sana.

Kuku kucing bisa mencegah agregasi formasi gumpalan darah. Ini artinya bahwa kuku kucing bisa membantu dalam melindungi serangan jantung atau hipertensi dan juga kemungkinan strok. Selain itu, juga bisa meningkatkan sirkulasi darah, menonaktifkan formasi gumpalan darah dalam arteri (nadi), jantung, maupun otak.

  1. Membantu Pengobatan HIV

Mungkin Anda sudah sering mendengar kalau infeksi yang serius semacam HIV bisa diminimalisir oleh penggunaan kuku kucing sebagai suplemen. Mereka menggunakan kuku kucing karena bisa menguatkan sistem imun dalam tubuh. Sementara penyakit HIV itu terkenal menyerang sistem imun ini.

Di Afrika Selatan, HIV atau AIDS merupakan problematika utama. Di sana telah diperkirakan sebanyak 25,5 juta jiwa mengidap penyakit HIV. Dalam aktivitas sehari-hari, penggunaan kuku kucing sebagai upaya pengobatan penyakit itu sudah jadi lumrah. Mungkin di Indonesia belum terlalu populer, ya.

Bagaimana cara penggunaan kuku kucing sebagai obat? Mudah sekali. Anda bisa membeli suplemen berbahan kuku kucing di apotek atau lewat online. Pilih yang dalam bentuk teh, biar lebih mudah meminumnya. Kalau tidak ketemu, bikin ramuan sendiri saja. Caranya hampir sama dengan cara ramuan yang terbuat dari cacing sangrai kemudian digoreng. Anda bisa juga memakai cara yang sama. Dengan catatan, setelah itu remukkan hingga jadi bubuk, baru konsumsi sesuai kebutuhan.

Selain dari kelima fakta di atas, rupanya ada fakta lain lagi yang tak kalah penting. Kuku kucing bisa juga untuk memerangi penyakit herpes dan crohn. Hebat, ya? Dengan perawatan kucing dewasa yang baik dan benar, tidak hanya akan bermanfaat terhadap tubuh kucing itu sendiri, tapi juga untuk kita, sebagai manusia.

Semoga dengan ini akan menambah wawasan kita terhadap bagian tubuh kucing yang seringkali diabaikan. Jadi, kalau Anda punya kucing di rumah, sebaiknya tidak terburu-buru memotongnya terlalu dalam, apalagi membuangnya. Kalau toh terpaksa memotongnya, simpan dulu. Barangkali suatu hari bisa dimanfaatkan.