Begini Gaya Hidup Minimalis yang Bisa Diterapkan Supaya Hemat Uang

Begini Gaya Hidup Minimalis yang Bisa Diterapkan Supaya Hemat Uang

Mulai dari pinjaman cepat online hingga aneka metode pembayaran cashless yang saat ini muncul adalah bentuk inovasi teknologi dalam bidang keuangan yang bisa dikatakan turut memengaruhi derasnya arus konsumerisme di masyarakat.

Orang semakin berlomba-lomba untuk membeli atau kredit sebanyak-banyaknya benda atau hal yang mungkin belum tentu mereka butuhkan. Tentu, dampaknya akan menjadi buruk bagi kondisi keuangan apabila tidak segera dikontrol.

Nah di sinilah, belakangan gaya hidup minimalis mulai muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap gaya hidup yang konsumtif. Singkatnya, gaya hidup minimalis ingin mengajak kita untuk tahu batas dan tahu apa yang kita butuhkan. Sehingga, kita bisa jadi lebih mawas dalam mengeluarkan uang dan bonusnya bisa hemat jauh lebih banyak.

Memang tidak mudah, prosesnya panjang & butuh disiplin yang kuat. Tapi, sangat layak lho untuk dicoba. Terutama buat kamu yang sekarang merasa sudah terlalu boros atau selalu kelimpungan tiap tanggal tua.

Berbelanja sesuai kebutuhan & secukupnya

Kadang-kadang kalau untuk urusan belanja, mungkin kamu sudah sulit membedakan: antara kebutuhan dan kemauan. Apalagi kalau banyak promo, barang yang sebenernya nggak butuh-butuh amat jadi dibutuh-butuhin dan akhirnya dibeli karena ngejar ‘untung’ dari promo yang ditawarkan. Padahal, kondisi ini bisa bikin kamu pusing sendiri dan tanpa sadar, uang habis tanpa tau juntrungannya.

Cara pertama untuk menerapkan gaya hidup minimalis yang bisa kamu lakukan adalah dengan berbelanja sesuai kebutuhan. Dengan kata lain, lakukanlah transaksi atau keluarkanlah uang hanya apabila kamu dalam waktu (yang sangat) dekat akan menggunakan atau mengkonsumsi benda tersebut. Akan lebih baik, jika kamu sudah punya daftar belanjaan di awal yang disesuaikan dengan alokasi pengeluaran bulanan. Selain itu, cobalah tutup mata pada segala jenis promosi yang sifatnya mendorong kamu belanja lebih banyak, misal: buy 1 get 1, buy 1 discount 50%. Kalau butuhnya satu, usahakan hanya membeli satu saja.

Fokus pada kualitas dibanding kuantitas

Untuk urusan fashion misalnya, sebagian orang mungkin cenderung memilih kuantitas dibanding kualitas. Misal, membeli beberapa tas yang harganya murah supaya bisa tetap update penampilan setiap hari. Padahal, prinsip ada harga ada barang, biasanya masih cukup relevan. Dengan kata lain, barang yang murah, biasanya kualitasnya kurang baik dan kurang bisa bertahan lama.

Oleh karena itu, cara hidup minimalis kedua yang bisa kamu terapkan adalah dengan coba fokus pada kualitas dibanding kuantitas ketika membeli sesuatu. Tidak ada salahnya menabung lebih lama untuk membeli barang yang harganya lebih tinggi, sebab kualitas dan ketahanannya akan cukup sepadan dengan harganya. Selain itu, ini juga bisa menghindari kamar atau lemari kamu dari tumpukan barang-barang yang tidak terpakai.

Jangan menimbun barang

Cara hidup minimalis ketiga yang bisa kamu coba adalah dengan stop menimbun segala jenis barang di rumah. Less is more. Batasi jumlah dan mulailah petakan barang sesuai kebutuhan, misalnya untuk pakaian, kamu bisa pilih menjadi beberapa tema saja sesuai jenis aktivitas: pakaian kerja, pakaian di rumah, dan pakaian hangout. Yuk, mulai beres-beres. Barang-barang yang sekiranya sudah tidak dipakai, bisa kamu pertimbangkan untuk didonasikan atau dijual kembali.

Teratur dalam menggunakan dan merawat barang pribadi

Yang keempat, caranya adalah sesederhana meletakkan kembali barang ke tempatnya setelah dipakai. Atau, membersihkan barang secara rutin sesaat setelah digunakan. Dengan begitu, barang akan jadi lebih awet dan tahan lama dan membuat kamu jadi lebih hemat biaya, baik untuk beli baru ataupun reparasi. Misalnya, saat beraktivitas di luar rumah, kamu menggunakan jam tangan, kacamata, sepatu, dan tas. Nah, ketika kembali ke rumah, cobalah untuk disiplin dengan melepas barang-barang ini lebih dulu dan meletakkannya satu per satu pada tempatnya. Jadi, ketika besok harinya kamu ingin menggunakannya kembali lagi, kamu tidak kelimpungan cari sana sini. Atau nggak ada lagi ceritanya kacamata rusak atau patah karena ketindihan bantal saat tidur.

Gunakan satu fasilitas kredit saja

Punya beberapa kartu kredit sekaligus, saat ini bukan lagi hal yang asing. Tapi, alih-alih memudahkan hidup, punya lebih dari satu kartu kredit malah bisa bikin pusing dan gaya hidup jadi lebih boros, lho. Jika kamu salah satunya, maka kamu bisa pertimbangkan untuk menutup kartu kredit yang sekiranya sudah tidak ada tanggungan atau tidak terpakai dan sisakan satu saja.

Sementara bagi kamu yang belum pernah punya kartu kredit atau baru niat bikin, kamu perlu tau juga kalau punya kartu kredit artinya juga harus siap terbebani dengan biaya-biaya tambahan yang muncul dan perlu dibayar lho. Mulai dari biaya kartu, iuranan bulanan, hingga iuran tahunan.

Supaya hidup lebih simple dan hemat, alternatif terbaiknya, kamu bisa mencoba fasilitas kredit online yang hanya perlu dibayar tagihannya apabila kamu melakukan transaksi, seperti Kredivo. Jadi, nggak perlu lagi bayar kartu dan aneka iuran lain. Tapi, jangan  khawatir, fungsi Kredivo sebagai akses kredit online juga nggak kalah dengan kartu kredit kok.

Selain bisa memberikan limit maksimal sampai Rp 30 juta bagi pengguna Premium, Kredivo bisa digunakan untuk dua hal: cicilan barang di e-commerce atau merchant offline yang sudah bermitra (Shopee, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Tiket.com, dsb) ataupun untuk pinjaman cepat. Suku bunganya juga kurang lebih sama dengan kartu kredit perbankan dan paling rendah dibanding fasilitas kredit online sejenisnya. Kredivo menerapkan suku bunga hanya sebesar 2,95% per bulan, baik untuk cicilan atau pinjaman cepat.

Untuk cicilan barang, pilihan tenor yang tersedia adalah 3/6/12 bulan tanpa uang muka untuk minimum transaksi di atas Rp 1 juta. Kalau di bawah Rp 1 juta, kamu bisa pakai metode bayar dalam 30 hari tanpa dikenakan bunga sama sekali. Kamu bisa juga mencairkan limit di akun Kredivo menjadi pinjaman cepat lewat fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo yang ada di aplikasi. Minimal pengajuan pinjaman mulai dari Rp 500 ribu untuk pinjaman mini dan Rp 1 juta untuk pinjaman jumbo, dengan tempo pengembalian masing-masing 30 hari dan 3/6 bulan.

Yuk, download aplikasi Kredivo sekarang di Google Play Store atau App Store! 🙂