Ini dia Cara Menanam Cabe Di Rumah Menggunakan Polybag

Ini dia Cara Menanam Cabe Di Rumah Menggunakan Polybag

Menanam cabe menggunakan polybag sangat tepat dilakukan jika anda tinggal di perkotaan. Pada umumnya, menanam cabe dapat dilakukan pada ketinggian 0-2000 meter di atas permukaan laut dengan suhu kisaran 24-27 derajat celcius.

Berbeda dengan cabe rawit yang dapat tumbuh dimana saja dan mudah beradaftasi dengan lingkungan. Namun, cara menanam cabe rawit akan lebih maksimal jika dilakukan di dataran rendah dengan ketinggian 0-500 mdpl. Dimana, tanaman cabe rawit ini membutuhkan sinar matahari penuh atau 8 jam per hari waktu idealnya. Lalu bagaimana cara menanan cabe ini? Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya.

Bahan – Bahan Yang Dibutuhkan :

Bibit cabe

Media tanam

Polybag

Semprotan

Sarung tangan

Sekop kecil

Pupuk

Langkah – Langkah Yang Harus Dilakukan :

1. Penyemaian Cabe

Supaya tanaman cabe cepat tumbuh, maka lakukan penyemaian cabe untuk membuat benih cabe. Adapun caranya adalah sebagai berikut :

Pertama siapkan tempat penyemaian seperti polybag.

Lalu masukan tanah dan pupuk kandang yang memiliki perbandingan 3:1

Lindungi polybag dari hujan dan sinar matahari selama 1 minggu.

– Lalu, rendam bibit cabe dalam air hangat selama 3 jam.

– Setelah itu, letakkan bibit cabe pada polybag dan tutupi kembali dengan tanah kira-kira kedalamannya 1 cm.

– Tunggu hingga benih cabe berkecambah, kurang lebih 4 minggu.

2. Siapkan Polybag

Sesudah benih cabe ini memiliki lubang yang berguna untuk system drainase tanaman cabe sehingga mencegah pembusukan.Kemudian, isi pot dengan media tanam. Untuk lebih detilnya, berikut pilihan komposisi media tanam :

– Campuran tanah dengan kompos (2:1)

– campuran tanah, pupuk kandang, dan arang (1:1:1)

– campuran tanah dan pupuk kandang (2:1)

Pilihlah polybag untuk cabe yang berukuran di atas 30 cm supaya media tanam kuat untuk menopang pertumbuhan cabe yang rimbun.Batasnya 5-10 cm dari bibir pot.Lalu, sebarkan bibit-bibit cabe yang sudah anda pilih di atas media tanam. Perlu diingat! Jarak antara bijinya adalah 5-10 cm.

3. Siram Tanaman Menggunakan Air Bersih

Langkah selanjutnya siram dengan air bersih menggunakan semprotan tanaman.Hal ini berfungsi supaya bibit tidak berubah posisi.Lakukan penyiraman dua kali dalam sehari, yakni pagi dan sore hari supaya kelembapannya tetap terjaga.Namun, jika matahari terlalu terik maka siramlah setiap hari.

4. Pisahkan Bibit Tanaman

Biasanya pada hari keempat, daun-daun pada tanaman cabe di polybag akan mulai tumbuh. Nah, jika anda ingin memanen cabe, maka pindahkanlah bibit cabe tersebut ke dalam pot lain.

5. Lakukan Pengajiran

Pengajiran ini adalah membuat alat penegak yang terbuat dari batang bambu sebagai tempat merambatnya tanaman.Lakukan pengajiran ini jika tanaman cabe sudah mencapai 20 m.

6. Lakukan Perompesan

Perompesan ini adalah mernghilangkan tunas-tunas muda yang tumbuh di sekitar ketiak daun sebanyak tiga kali sampai terbentuk cabang.Melakukan perompesan adalah cara terbaik supaya menanam cabe berhasil tumbuh subur. Perompesan ini biasanya dilakukan mulai di hari ke 20 setelah tanam.Perompesan ini bermanfaat supaya tanaman tidak tumbuh ke samping saat batang belum terlalu kuat untuk menopang.

7. Perawatan Dengan Pestisida Organik

Jika terlihat hama putih pada daun cabe, maka segera semprotkan pestisida alami yang dibuat sendiri. Anda bisa buat pestisida alami dari berbagai macam makanan, seperti tomat, daun papaya, dan lain sebagainya.