Memahami Pentingnya Safety Riding Bagi Pengendara Motor

Pentingnya Safety Riding Bagi Pengendara Motor

Saat berkendara di jalan, penting bagi seorang pengendara untuk memperhatikan keselamatan dirinya, penumpang, dan pengendara lain di sekitarnya atau lebih di kenal dengan istilah safety riding. Akan tetapi, meski sudah banyak informasi yang membahas tentang pentingnya berkendara dengan aman dan selamat, masih saja banyak orang yang tidak memperhatikan. Akibatnya, keselamatan diabaikan. Hal ini tentu saja membahayakan, tidak hanya kepada diri sendiri tapi juga orang lain.

Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat Anda mendapatkan ijin berkendara di jalan umum. Dengan memperhatikan rambu – rambu serta etika berkendara, Anda akan dapat terhindar dari kecelakaan dan tentu saja kembali ke rumah dengan selamat.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berkendara

Hal yang perlu diperhatikan saat Anda berkendara di jalan adalah pertama atribut keselamatan dalam berpakaian. Safety riding untuk pengendara motor bisa dimulai dari menggunakan atribut berkendara yang aman dan sesuai lisensi.

Hal ini mencangkup pengunaan help yang sesuai dengan lisensi resmi Indonesia. Pastikan selalu untuk mengenakan helm kemana pun Anda berada. Tujuan lokasi yang dekat mau pun jauh tidak lepas dari marabahaya. Oleh karena itu, persiapkanlah diri Anda sebaik – baiknya.

Gunakan jaket, sarung tangan, dan penutup bila berkendara di siang hari. Anda dapat terlindung dari sinar matahari dan polusi debu sehingga kesehatan Anda pun lebih terjaga. Pastikan membawa air mineral di tas Anda bila hendak berpergian jauh.

Akan tetapi, ingat, hindari menyimpan botol dengan cairan di dalam jok motor karena hal ini berbahaya. Cairan yang ada di dalam motor akan menguap dan bisa menyebabkan kerusakan atau bahkan yang lebih parah, percikan api dan ledakan.

Setelah mempersiapkan diri, safety riding yang wajib diketahui oleh semua pengendara adalah penguasaan kendaraan. Hal ini meliputi pengereman, suspensi dan kontrol saat melewati jalan bergelombang, papan titian, hingga rambu – rambu.

Hal yang disebutkan terakhir yakni rambu – rambu adalah hal yang sangat krusial tapi seringkali tidak diendahkan oleh banyak pengendara. Adanya SIM yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian kepada setiap pengendara adalah bukti bahwa pengendara siap berkendara dengan baik, aman, dan tertib.

Bila ada tanda lintasan seperti dilarang menyalip, maka turunkan ego Anda untuk tidak menyalip di area yang terlarang karena hal ini bisa berbahaya. Bila ada rambu yang menandakan bahwa pengendara harus berhenti, seperti yang ada pada lampu lalu lintas maka patuhilah.

Fungsi Safety Riding bagi Pengendara

Safety riding untuk pengendara berfungsi untuk menjaga pengendara dari hal – hal yang tidak diinginkan. Berkendaralah dengan baik. Patuhilah rambu – rambu yang ada. Hal yang paling penting adalah hormatilah sesama pengendara lain, baik itu pengendara motor, mobil, atau kendaraan lain.

Seringkali ditemukan dua pengendara berjalan beriringan di satu lajur jalan. Perlu diingatkan bahwa hal ini sangat menganggu dan berbahaya bagi pengendara lain. Apalagi bila kedua pengendara berjalan di belokan. Sangat tidak disarankan untuk mengobrol sambil berkendara beriringan di jalan.

Hormatilah pengendara lain yang juga menggunakan jalan yang sama. Bila Anda hendak menyalip, pastikan Anda sudah memberikan tanda dengan menghidupkan lampu sein. Fungsi lampu sein ini sangat sentral.

Lampu sein berfungsi sebagai tanda dan aba – aba bila pengendara hendak mengambil langkah tertentu saat berkendara, seperti hendak berbelok ke kanan atau ke kiri, atau hendak menyalip. Ibaratnya lampu sein adalah bahasa dalam berkendara. Oleh karena itu gunakanlah sebaik – baiknya.

Anda tidak mungkin berteriak – teriak saat ingin hendak menyalip, pun tidak mungkin mengucapkan permisi bila ingin melewati belokan. Karena itu, gunakanlah lampu sein dan lampu jauh dengan bijak. Inilah beberapa safety riding yang penting untuk diperhatikan oleh pengendara manapun.