Penting! Inilah Fase Perkembangan Imunitas Bayi dari Masa ke Masa

Inilah Fase Perkembangan Imunitas Bayi dari Masa ke Masa

Manusia dalam hidupnya selalu mengalami perkembangan dari masa ke masa. Dimulai dari dalam rahim sejak menjadi zigot, embrio, janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, sampai tua. Dalam setiap fase kehidupan, seeorang akan mengalami peningkatan kinerja organ atau sel-sel dalam tubuh, tetapi pada fase tertentu seseorang akan mengalami penurunan kinerja alat-alat tubuh. Imunitas bayi merupakan kekebalan pada fase awal, sedangkan imunitas manula adalah kekebalan pada fase akhir tahapan hidup.

Imunitas adalah sistem pertahanan tubuh melawan segala bentuk infeksi. Adanya imunitas akan mempertahankan tubuh bayi dari sakit akibat bakteri, virus, atau alergi terhadap sesuatu. Kekebalan bayi yang terlahir normal akan lebih baik dibandingkan bayi yang lahir prematur. Pada bayi prematur, kekebalan masih belum berkembang baik sehingga lebih rentan terserang virus atau bakteri.

 Macam-Macam Imunitas

Secara umum, imunitas bayi, begitu pula manusia memiliki dua bentuk imunitas yaitu imunitas bawaan dan adaptif.

  • Imunitas bawaan adalah imunitas yang sudah ada sejak lahir. Imunitas ini bersifat umum yakni tidak menangani antigen spesifik. Contoh dari imunitas alami ini adalah air liur, air mata, cairan mukosa, dan lain sebagainya.
  • Imunitas adaptif adalah imunitas yang diperoleh setelah ada pajanan oleh antigen. Semakin meningkat usia bayi, maka kekuatan imun akan makin kuat. Pada sistem imunitas ini, bayi yang sudah terkena virus misalnya campak, maka di usia yang lebih tua tidak akan terkena virus lagi karena sudah ada sel B memori atau sel T memori yang bertugas menyimpan informasi tentang virus campak tersebut.

Sejak Kapan Kekebalan Bayi Meningkat

Pada masa perkembangan dalam uterus, kekebalan bayi akan dibentuk pertama kali ketika Ibu mengalirkan nutrisi dan oksigen atau sebaliknya yakni sisa metabolisme bayi melalui plasenta. Pada fase trimester terakhir kehamilan, Ibu akan memberikan Antibodi sebagai kebutuhan utama janin. Imunitas ini akan menyelamatkan bayi dari paparan virus atau bakteri selama keluar dari rahim. Jenis antibodi pada bayi juga ditentukan oleh kuat lemahnya kekebalan Ibu.

Keberadaan bakteri dalam vagina juga berguna dalam persalinan. Akibat dari itu, usus bayi dipenuhi beberapa bakteri yang justru dapat meningkatkan kekebalan bayi. Kemudian dilanjutkan dengan menyusui selama berbulan-bulan bahkan dalam salah satu ajaran agama malah diperintahkan sampai 2 tahun. Hal ini tidak lain adalah meningkatkan kekebalan pada bayi yang kelak akan kuat pada perkembangan selanjutnya.

Imunitas Ibu sangat menentukan imunitas bayi. Hal ini terbukti pada penderita HIV/AIDS yang menyusui anaknya, maka anaknya juga tertular virus HIV. Jadi, usahakan Anda sehat terlebih dulu baru menyusui anak Anda. Bagaimanapun juga anak kelak akan menjadi penerus Anda sehingga jangan sampai anak sakit-sakitan apalagi sampai tidak berumur panjang. Semoga bermanfaat!